Rabu, 05 Agustus 2015

Tahap tahap Latihan Senam aerobik





 Agar badan kita tidak kaget pada saat latihan senam aerobic dan untuk mencegah terjadinya cedera maka harus melalui tahapan-tahapan sebagai berikut :
  1. Pemanasan (warming up)
Pemanasan adalah persiapan emosional, psykologis dan fisik untuk melakukan latihan.  Manfaat pemanasan adalah :
–          Untuk menaikkan denyut jantung
–          Mempersiapkan otot-otot dan sendi
–          Meningkatkan suhu tubuh
–          Meningkatkan sirkulasi cairan dalam tubuh. Pada saat gerakan meningkatkan intensitas secara berangsur-angsur, jumlah darah yang bersirkulasi pada otot-otot yang bekerja juga akan meningkat dan membuat sendi tetap licin.
–          Mempersiapan diri secara psikologis dan emosional
Pada saat pemanasan biasanya didahului dengan melakukan gerakan dinamis kemudian dilanjutkan dengan stretching, atau kebalikannya stretching dulu baru gerakan dinamis.
  1. Latihan inti
Pada tahap ini aktivitas senam dapat dilakukan low impact, moderate impact, high impact atau mix impact. BPM (beat per minute) music yang dipakai juga menentukan jenis senam aerobic yang dilakukan. Biasanya latihan inti dibagi 3 :
–          Inti 1
Pada saat inti 1 gerakan yang dilakukan dimulai dengan gerakan low imact terlebih dahulu, seperti : grapevine, marching forward, marching backward, cha cha, easy walk, mambo.
–          Inti 2
Jika tujuannya high impact atau mix impact pada tahap ini intensitas latihan dinaikkan dengan melakukan gerakan-gerakan high impact seperti : twist, lompat, loncat dll.
–          Inti 3
Sebagian instruktur terkadang melakukan latihan sampai inti 2 saja setelah itu langsung ke pendinginan. Namun ada lagi sebagian instruktur, sebelum masuk ke tahap pendinginan, selama 15 menit melakukan latihan-latihan : pengencangan, penguatan (strength) dan kelenturan (flexibility)
  1. Pendinginan (cooling down)
Setelah melakukan senam aerobic,  pendinginan sangat penting untuk membantu tubuh kembali ke dalam keadaan sebelum latihan. Pada saat pendinginan jantung secara perlahan-lahan kembali pada keadaan sebelum memulai latihan. Gunakan music yang slow. Gerakan peregangan saat pendinginan berfungsi membantu menurunkan resiko cedera dan membantu kita menjadi lebih rilex.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar