- Pemanasan (warming up)
– Untuk menaikkan denyut jantung
– Mempersiapkan otot-otot dan sendi
– Meningkatkan suhu tubuh
– Meningkatkan sirkulasi cairan dalam tubuh. Pada saat gerakan meningkatkan intensitas secara berangsur-angsur, jumlah darah yang bersirkulasi pada otot-otot yang bekerja juga akan meningkat dan membuat sendi tetap licin.
– Mempersiapan diri secara psikologis dan emosional
Pada saat pemanasan biasanya didahului dengan melakukan gerakan dinamis kemudian dilanjutkan dengan stretching, atau kebalikannya stretching dulu baru gerakan dinamis.
- Latihan inti
– Inti 1
Pada saat inti 1 gerakan yang dilakukan dimulai dengan gerakan low imact terlebih dahulu, seperti : grapevine, marching forward, marching backward, cha cha, easy walk, mambo.
– Inti 2
Jika tujuannya high impact atau mix impact pada tahap ini intensitas latihan dinaikkan dengan melakukan gerakan-gerakan high impact seperti : twist, lompat, loncat dll.
– Inti 3
Sebagian instruktur terkadang melakukan latihan sampai inti 2 saja setelah itu langsung ke pendinginan. Namun ada lagi sebagian instruktur, sebelum masuk ke tahap pendinginan, selama 15 menit melakukan latihan-latihan : pengencangan, penguatan (strength) dan kelenturan (flexibility)
- Pendinginan (cooling down)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar